YAYASAN

PENGURUS YAYASAN

REKI MAYANGSARI TJITROWARDOJO
Pembina

Lahir di Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah, pada tahun 1964, Reki Mayangsari menyelesaikan studi S1 jurusan Manajemen Ekonomi pada Universitas Sebelas Maret-Solo pada tahun 1989. Setelah kelulusannya Reki tinggal di Bali, bekerja selama 4 tahun sebagai Resident Office Manager yang menangai ekspor perusahaan Jerman as Günther Lambert GmbH, Mönchengladbach, Interdima Collection, Bad Bramstedt and Bale-Bale, Berlin.

Tahun 1994-1996 Reki bekerja sebagai Kepala Bagian Keuangan, Manajer personalia, dan Asisten Proyek pada Yayasan Bambu (the Environmental Bamboo Foundation), organisasi yang berkecimpung di dalam masalah lingkungan di Ubud, Bali. Pada bulan September 1996 beliau menerima beasiswa dari Carl Duisberg Gesellschaft e.V untuk kursus di bidang Desain Produk dan Lingkungan di Koln dan kemudian juga mengambil studi S2 Ekonomi untuk Pelatihan dan Promosi Usaha Kecil di Universitas Bremen. Setelah menyelesaikan studinya tahun 1998, Reki kembali ke Indonesia mengelola CV Ladymbamboo, perusahaan yang aktif dalam mempromosikan bisnis berskala kecil. Sejak 2001 beliau aktif sebagai treasure pada Rotary Club Bali Ubud, Indonesia.

pada Februari 2002 Reki, bersama dengan ebberapa rekan membentuk Yayasan Putri Bambu (Ladybamboo Foundation), organisasi nirlaba penyelenggara pelatihan/kursus dan berfokus kepada maslah pendidikan dan lingkungan.

GRACE MACAIRAN TARJOTO
Pengawas

Grace lahir di Iloilo, Philippines pada tahun 1957. Pemegang gelar sarjana di bidang Teknik Kimia dari Univeritas San Agustin (1980) ini bekerja pada Flavian Shipping Co. Ltd., Hong Kong (1982-1986).

Since 1989 Grace has been living in Bali. She is currently the president of Planetary Coral Reef Foundation – Indonesia (PCRF – I), NGO dealing with environmental issue pertaining wastewater pollution and wastewater treatment using aquatic plants and the founding member of Yayasan Ibu Pertiwi, Bali.

In addition to being active in the social activity, Grace is also the president of manufacturer and exporter of Balinese and Indonesian handicrafts, PT Kartika Agung Grace and director of CV Bali Chantique. Since June 2001 she has been active as a member in Rotary Club Bali Ubud, Indonesia.

UNING PRATIMA RATRI
Treasure

Uning lahir tahun 1967 di Solo, Jawa Tengah, bergelar sarjana di bidang hukum (1992) pada Universitas Sebelas Maret, Solo. Pindah ke Padang, Sumatera Barat dan sejak tahun 1996 mengajar pada Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Padang.

Tahun 1999 Uning menyesaikan studi S2 pada Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, kemudian kembali ke Padang dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Pusat Penelitian Bagian Hukum Acara dan Pusat Hukum & Kemasyarakatan. Penelitiannya bertemakan hukum acara untuk memerangi dampak negatif dari teknologi klonisasi manusia telah diterbitkan di jurnal keprofesian.

TOETIK KOESBARDIATI
Sekretaris

Toetik lahir pada tahun 1968 di Surabaya, Jawa Timur. Setelah lulus SMA beliau melanjutkan studi pada jurusan Antropologi Universitas Airlangga, Surabaya (1985-1991). Pada tahun 2000 meraih gelar doktor untuk bidang antropologi sosial dari Hamburg University.

Saat ini Toetik menjadi dosen di Universitas Airlangga. Artikel-artikelnya telah diterbitkan di beberapa jurnal keprofesian dalam bahasa Indonesia dan Inggris, antara lain: Ukuran-Ukuran Yang Mempengaruhi Berat Badan (1992,) Pertemuan Ilmiah Nasional Ahli Anatomi Indonesia; Growth in Indonesia Children aged 6 to 15 years ( 1998 ), Folicia Medica Indonesia, XXXIV No.4.; On the Relevance of the Regional Continuity features of the face in East Asia (2000),

I GUSTI KETUT SUITA
Manajer

Agus lahi rdi Tabanan, Bali, tahun 1960. Setelah menyelesaikan studi S1-nya di Universitas Udayana, Bali (1983), beliau memperdalam ilmu manajemen di Akademi Sekretaris Manajemen Indonesia, Denpasar, Bali.

Setelah lulus pada tahun 1986 Agus bekerja sebagai Managing Director pada biro konsultan arsitektur dan interior milik Linda Garland. pada tahun 1990 Agus bekerja selama 3 bulan pada Riset & pengembangan, di Sogoseni, Jakarta. Tahun yang sama bulan Desember, Agus diundang sebagai pembimbing untuk proyek pengembangan furnitur & tenun tradisional di Ambon. Di waktu luangnya Agus bekerja sebagai desainer interior untuk ekspatriat di Bali.

Tahun 1993 Agus kembali ke Bali, bekerja beberapa tahun sebagai asisten Linda Garland sebelum beliau bekerja pada Grade Divided Reverange sebagai penasihat teknik.

Ladybamboo Foundation
Jl. Suweta No. 10, Ubud - Bali 80571, Indonesia
Phone : +62 (361) 975313 Fax: +65 (6) 2342037
E-mail: info@ladybamboo.org

home